Jumat, 08 November 2013

DATA FLOW DIAGRAM

Pengertian Data Flow Diagram (DFD)
Data Flow Diagram atau sering disingkat DFD adalah perangkat-perangkat analisis dan perancangan yang terstruktur sehingga memungkinkan peng-analis sistem memahami sistem dan subsistem secara visual sebagai suatu rangkaian aliran data yang saling berkaitan.

Didalam DFD terdapat 3 level, yaitu :

1. Diagram Konteks : menggambarkan satu lingkaran besar yang dapat mewakili seluruh proses yang terdapat di dalam suatu sistem. Merupakan tingkatan tertinggi dalam DFD dan biasanya diberi nomor 0 (nol). Semua entitas eksternal yang ditunjukkan pada diagram konteks berikut aliran-aliran data utama menuju dan dari sistem. Diagram ini sama sekali tidak memuat penyimpanan data dan tampak sederhana untuk diciptakan.

2. Diagram Nol (diagram level-1) : merupakan satu lingkaran besar yang mewakili lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya. Merupakan pemecahan dari diagram Konteks ke diagram Nol. di dalam diagram ini memuat penyimpanan data.

3. Diagram Rinci : merupakan diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram Nol. 


Fungsi DFD

Fungsi dari Data Flow Diagram adalah : 

  • Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
  • DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
  • DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

Berikut adalah contoh gambar DFD :
 

sumber: http://7enius.wordpress.com/2012/03/11/pengertian-fungsi-dan-contoh-dari-data-flow-diagramdfd/
google.com

SIMBOL - SIMBOL TAMBAHAN

Symbol tambahan merupakan symbol pelengkap yang akan memperjelas dari suatu algoritma atau flowchart yang dibuat. Berikut symbol-simbol tambahan pada flowchart :


1. Penghubung

 
Keluar ke atau masuk dari bagian lain flowchart khususnya pada halaman yang sama.

 
 
2. Anak panah

 
Merepresentasikan alur kerja dari sebuah flowchart.


3. Garis penjelasan

 
Digunakan untuk komentar tambahan


4. Magnetic disk

 
Input atau output yang menggunakan disk magnetic.


5. Magnetic drum

 
Input atau output yang menggunakan drum magnetic.


6. Punched tape

 
Input atau output yang menggunakan pita kertas berlubang.


7. Communication link

 
Transmisi data melalui chanel komunikasi, seperti telepon.


sumber: http://ragilmujiyanto.blogspot.com/2013/10/simbol-simbol-tambahan-pada-flowchart.html



SIMBOL PEMROSESAN




Berikut adalah simbol - simbol Pemrosesan pada flowchart:

SIMBOL MASUKAN PADA FLOWCHART

Simbol Masukan dan Keluaran Data(Input dan Output) biasanya dilambangkan dengan kotak yang berbentuk jajaran genjang(Parallelogram).

Ini adalah simbol-simbol Masukan dan Keluaran Data (Input dan Output) yang biasa digunakan di flowchart :



Demikian sedikit penjelasan tentang simbol-simbol masukan dan artinya pada Flowchart.

sumber: http://sugiandriansyah.blogspot.com/2013/11/22-simbol-simbol-masukan-dan-artinya.html

SIMBOL – SIMBOL DASAR FLOWCHART

Flowchart adalah diagram yang menyatakan aliran proses dengan menggunakan anotasi bidang-bidang geometri, seperti lingkaran, persegi empat, wajik, oval, dan sebagainya untuk merepresentasikan langkah-langkah kegiatan beserta urutannya, dengan menghubungkan masing-masing langkah tersebut menggunakan tanda panah.
Berikut simbol-simbol dasar dari flowchart: 




Diagram ini bisa memberi solusi selangkah demi selangkah untuk penyelesaian masalah yang ada di dalam proses atau algoritma tersebut.


sumber: http://try-putri.blogspot.com/2013/11/simbol-simbol-dasar-pada-flowchart.html

Kamis, 10 Oktober 2013

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

    Sistem informasi akuntansi adalah serangkaian dari satu atau lebih komponen yang saling berelasi danberinteraksi untuk mencapai suatutujuan, yang terdiri dari pelaku, serangkaian prosedur, dan teknologi informasi atau suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.


Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya : 

SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
Berpegang pada prosedur yang relatif standar
Menangani data rinci
Berfokus historis
Menyediakan informasi pemecahan minimal

Fungsi Utama Sistem InformasiAkuntansi

Ada 3 fungsi utama dari sistem informasi akuntansi bagi perusahaan, yaitu :
  • Mengumpulkan dan menyimpan datadari semua aktivitas dan transaksiperusahaan

  • Memproses data menjadi informasi yang berguna dalam pengambilankeputusan yang memungkinkan bagipihak manajemen untuk melakukan perencanaan, mengeksekusi perencanaan dan mengontrol aktivitas

  • Menyediakan kontrol yang cukup untuk menjaga aset dari organisasi ,termasuk data. kontrol ini memastikan bahwa data akan tersedia ketika dibutuhkan dan data tersebut akura tdan dapat dipercaya.


Tujuan Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi
 
     Salah satu tujuan dari pengembangan sistem informasi akuntansi adalah untuk menambah nilai bagi perusahaan. Sistem informasi akuntansi dapat memberi nilai bagi perusahaan dengan :
  • Informasi yang akurat dan tepatwaktu.
  • Penerapan sistem informasi akuntansi yang meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya.
  • Meningkatkan pengambilan keputusan yang tepat.
  • Meningkatkan pembagian pengetahuan (knowledge sharing).


Subsistem Dasar dalam Sistem Informasi Akuntansi
 
    Subsistem dasar dalam sistem informasi akuntansi ada 5 siklus subsistem yang terdiri dari pelaku, serangkaian prosedur, dan teknologi informasi, yaitu :
  • Expenditure Cycle (Siklus Pembelian)
  • Production Cycle/Conversion Cycle (Siklus Produksi)
  • Revenue Cycle (Siklus Penjualan)
  • Human Resource/Payroll Cycle (Siklus Penggajian)
  • Financing Cycle (Siklus Keuangan)

     Kelima siklus di atas memberikan data transaksi pada General Ledger & Reporting Systems (Siklus Pencatatan)untuk pencatatan dan komunikasiinformasi. General Ledger & Reporting Systems meliputi semua kegiatan yang berhubungan dengan penyiapan laporan keuangan dan laporan manajeriallainnya, termasuk transaksi yang tidak rutin dan jurnal penyesuaian yang beraneka ragam.
 
 
Sumber: http://abdurrahman-sisteminformasiakuntansi.blogspot.com/

AKUNTANSI

Pengertian Akuntansi 
 
    Menurut American Accounting Association (AAA) Accounting is the process of identifying, measuring and communicating economic information to permit information judgment and decision by users of the information. Akuntansi adalah proses mengidentifikasi atau mengenali, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

    Menurut American Institute of Certified Public Accountans (AICPA) Accounting is the art of recording, classifying and summarizing in a significant manner and in terms of money, transaction and events which are, in part at least, of financial character, and interpreting the results there of. Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan, peringkasan yang tepat dan dinyatakan dalam satuan mata uang, transaksi-transaksi dan kejadian-kejadian yang setidak-tidaknya bersifat finansial dan penafsiran dan hasil-hasilnya.

Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan sebagai berikut:  

Akuntansi adalah proses pengidentifikasian atau pengenalan, pengukuran, pencatatan dan laporan informasi ekonomi.
Informasi ekonomi yang dihasilkan oleh akuntansi diharapkan berguna untuk penilaian dan pengambilan keputusan bagi pihak yang memerlukan

Kegunaan Akuntansi

    Semua orang berkepentingan terhadap laporan keuangan perusahaan. Untuk menyerderhanakannya dapat dibagi menjadi pihak internal perusahaan dan pihak eksternal perusahaan.

a. Bagi Pihak Internal 
Akuntansi berguna untuk mencapai tujuan-tujuan berikut : 

Menyusun rencana kerja yang baik untuk pelaksanaan kegiatan tahap berikutnya.
Pengendalian, berdasarkan rencana dan penerapan sistem akuntansi yang baik, dapat dikontrol atau dinilai jalannya perusahaan.

Pertanggungjawaban, setelah diadakan pencatatan terhadap semua transaksi dan kejadian, pada akhir periode disusun laporan keuangan untuk disampaikan kepada pemilik atau pihak eksternal lain untuk mendapatkan penilaian. 

b. Bagi Pihak Eksternal 
Akuntansi digunakan untuk sebagai alat bantu untuk mengambil keputusan ekonomi bagi pihak yang memerlukan.


Definisi Akuntasi

    Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.

   Akuntansi (accounting) adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.


Sumber: http://syariah.mywapblog.com/pengertian-dan-kegunaan-akuntansi.xhtml

INFORMASI

Pengertian Informasi 
 
     Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Hal ini dapat dicatat sebagai tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang. Informasi adalah jenis acara yang mempengaruhi suatu negara dari sistem dinamis. Para konsep memiliki banyak arti lain dalam konteks yang berbeda. Informasi bisa di katakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, Persepsi, Stimulus, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental. 

     Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya. 

     Informasi adalah data yang telah diberi makna melalui konteks. Sebagai contoh, dokumen berbentuk spreadsheet (semisal dari Microsoft Excel) seringkali digunakan untuk membuat informasi dari data yang ada di dalamnya. Laporan laba rugi dan neraca merupakan bentuk informasi, sementara angka-angka di dalamnya merupakan data yang telah diberi konteks sehingga menjadi punya makna dan manfaat. 

Pengertian Informasi menurut para ahli 

JONER HASUGIAN
Informasi adalah sebuah konsep yang universal dalam jumlah muatan yang besar, meliputi banyak hal dalam ruang lingkupnya masing-masing dan terekam pada sejumlah media

KENNETH C. LAUDON
Informasi adalah data yang sudah dibentuk ke dalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia

ANTON M. MOELIONO 
Informasi adalah penerangan, keterangan, pemberitahuan, kabar atau berita. Informasi juga merupakan keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan dasar kajian analisis atau kesimpulan

GORDON B. DAVIS 
Informasi adalah data yang telah dirposes/diolah ke dalam bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang sesungguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau nantinya

ROBERT G. MURDICK 
Informasi terdiri atas data yang telah didapatkan, diolah/diproses, atau sebaliknya yang digunakan untuk tujuan penjelasan/penerangan, uraian, atau sebagai sebuah dasar untuk pembuatan ramalan atau pembuatan keputusan

KUSRINI 
Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ni atau mendukung sumber informasi

DAVIS 
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang

MC LEOD 
Infomasi adalah data yang telah diproses atau data yang memiliki arti

FIRMANZAH 
Informasi adalah data dan angka yang sudah diberi makna dan nilai

JEREMY POPE 
Informasi adalah kekuasaan. Semakin banyak orang memiliki informasi, pembagian kekuasaan akan semakin luas

Sumber: http://rnurinaramadhani.blogspot.com/2012/10/12-pengertian-informasi.html

SISTEM

Berikut ini beberapa Pengertian Sistem Menurut para Ahli: 
 
 
  • Pengertian Sistem Menurut Davis, G.B: Sistem secara fisik adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperasi bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
  • Pengertian Sistem Menurut Harijono Djojodihardjo: Suatu sistem adalah sekumpulan objek yang mencakup hubungan fungsional antara tiap-tiap objek dan hubungan antara ciri tiap objek, dan yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan secara fungsional.
  • Pengertian Sistem Menurut Lani Sidharta: Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
  • Pengertian Sistem Menurut Murdick, R.G: Suatu sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau procedure-prosedure/bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.
  • Pengertian Sistem Menurut Jerry Futz Gerald: Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
  • Pengertian Sistem Menurut Indrajit: mengemukakan bahwa sistem mengandung arti kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang dimiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.
  • Pengertian Sistem Menurut Jogianto: mengemukakan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata adalah suatu objek nyata, seperti tempat, benda, dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
 
Sumber: http://www.pengertianahli.com/2013/08/pengertian-sistem-menurut-para-ahli.html

Sabtu, 25 Mei 2013

Ketahanan nasional

KETAHANAN NASIONAL
Asas – Asas Ketahanan Nasional
Asas ketahanan nasional adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasil, UUD 1945 dan Wawasan Nusantara. Asas-asas tersebut adalah sebagai berikut (Lemhannas, 2000: 99 – 11).
a) . Asas kesejahtraan dan keamanan
Asas ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan wajib dipenuhi bagi individu maupun masyarakat atau kelompok. Didalam kehidupan nasional berbangsa dan bernegara, unsur kesejahteraan dan keamanan ini biasanya menjadi tolak ukur bagi mantap/tidaknya ketahanan nasional.
b). Asas komprehensif/menyeluruh terpadu
Artinya, ketahanan nasional mencakup seluruh aspek kehidupan. Aspek-aspek tersebut berkaitan dalam bentuk persatuan dan perpaduan secara selaras, serasi, dan seimbang.
c). Asas kekeluargaan
Asas ini bersikap keadilan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam hal hidup dengan asas kekeluargaan ini diakui adanya perbedaan, dan kenyataan real ini dikembangkan secara serasi dalam kehidupan kemitraan dan dijaga dari konflik yang bersifat merusak/destruktif.
Sifat-sifat Ketahanan Nasional
Beberapa sifat ketahanan nasional yang ada mingkin akan kami jabarkan seperti dibawah ini :
Ø Mandiri
Maksudnya adalah percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dan tidak mudah menyerah. Sifat ini merupakan prasyarat untuk menjalin suatu kerjasama. Kerjasama perlu dilandasi oleh sifat kemandirian, bukan semata-mata tergantung oleh pihak lain
Ø Dinamis
Artinya tidak tetap, naik turun tergantung situasi dan kondisi bangsa dan negara serta lingkungan strategisnya. Dinamika ini selalu diorientasikan kemasa depan dan diarahkan pada kondisi yang lebih baik.
Ø Wibawa
Keberhasilan pembinaan ketahanan nasional yang berlanjut dan berkesinambungan tetap dalam rangka meningkatkan kekuatan dan kemampuan bangsa. Dengan ini diharapkan agar bangsa Indonesia mempunyai harga diri dan diperhatikan oleh bangsa lain sesuai dengan kualitas yang melekat padanya. Atas dasar pemikiran diatas, maka berlaku logika, semakin tinggi tingkat ketahanan nasional, maka akan semakin tinggi wibawa negara dan pemerintah sebagai penyelenggara kehidupan nasional.
Ø Konsultasi dan kerjasama
Hal ini dimaksudkan adanya saling menghargai dengan mengandalkan pada moral dan kepribadian bangsa. Hubungan kedua belah pihak perlu diselenggarakan secara komunikatif sehingga ada keterbukaan dalam melihat kondisi masing-masing didalam rangka hubungan ini diharapkan tidak ada usaha mengutamakan konfrontasi serta tidak ada hasrat mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata.
Kedudukan dan Fungsi Ketahanan Nasional
Kedudukan dan fungsi ketahanan nasional dapat dijelaskan sebagai berikut :
a). Kedudukan :
ketahanan nasional merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan, wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual, yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional.
b). Fungsi :
Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir, pola sikap, pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter – regional (wilayah), inter – sektoral maupun multi disiplin. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotak-kotak (sektoral). Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi, maka akan timbul pemborosan waktu, tenaga dan sarana, yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional. Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu, yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program.
Ketahanan Nasional dan Konsepsi Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan, baik yang datang dari dalam maupun dari luar, untuk menjamin identitas, integrasi dan kelangsungan hidup bangsa dan negar serta perjuangan mencapai tujuan nasional dapat dijelaskan seperti dibawah ini :
Ø Ketangguhan
Adalah kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan, kuat menderita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya.
Ø Keuletan
Adalah usaha secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut diatas untuk mencapai tujuan.
Ø Identitas
Yaitu ciri khas suatu bangsa atau negara dilihat secara keseluruhan. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk, sejarah, pemerintahan, dan tujuan nasional serta dengan peran internasionalnya.
Ø Integritas
Yaitu kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun alamiah, baik bersifat potensional maupun fungsional.
Ø Ancaman
Yang dimaksud disini adalah hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual, kriminal dan politis.
Ø Hambatan dan gangguan
Adalah hal atau usaha yang berasal dari luar dan dari diri sendiri yang bersifat dan bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional.
Sumber : http://emperordeva.wordpress.com/about/ketahanan-nasional/

Sabtu, 20 April 2013

WAWASAN NUSANTARA

Wawasan Nusantara Kebudayaan Indonesia saat ini

 

Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dalam bentuk geografisnya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pelaksanaannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional. Dengan kata lain, wawasan nusantara merupakan cara pandang dan sikap bangsa Indonesia terhadap rakyat serta wilayahnya dengan mengutamakan rasa persatuan untuk membangun kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

wawasan nusantara sudah cukup lama diterapkan di Indonesia dengan adanya adat istiadat, bahasa, agama, dan kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga tata kehidupan nasional yang berhubungan interaksi antar golongan mengandung konflik yang besar mengenai berbagai macam budaya. Namun seiring berjalannya waktu, apakah Indonesia masih menerapkan berwawasan nusantara? sedangkan banyaknya kebudayaan dan beberapa kepulauan yang telah dirampas oleh negara asing.
Rupanya upaya pemerintah untuk mempertahankan budaya-budaya yang ada di Indonesia tidak lah cukup kuat jika rakyat sendiri tidak mau bekerja sama untuk melestarikan budaya. Malah sering kali rakyat lupa akan kebudayaan Indonesia karena masuknya pengaruh budaya modern ke Indonesia, akhirnya banyak budaya Indonesia yang hilang diambil negara asing.

Jika ini terus dibiarkan maka kemungkinan bukan hanya saja kebudayaan dan kepulauan kita sedikit demi sedikit akan hilang namun bisa saja bangsa Indonesia bisa di jajah dan di hancurkan oleh negara lain karena tidak ada lagi atau hilangnya rasa persatuan dan kesatuan dari masyarakat itu sendiri.
Dan kenyataannya banyak masyarakat sering menyalahkan pemerintah atas hilangnya kebudayaan yang direbut oleh bangsa asing padahal tanpa disadari justru rakyat lah yang membuat hilangnya kebudayaan itu sendiri dengan tidak melestarikan budaya yang terlahir dari para leluhur kita terdahulu. Rakyat selalu mengabaikan kebudayaan sehingga banyak negara asing yang berminat untuk memiliki dan merebut kebudayaan kita. 

Dengan kenyataan ini sudah jelas bahwa wawasan nusantara di Indonesia sudah pudar dikalangan masyarakat maupun pemerintahan yang sudah tidak adanya rasa persatuan dan kesatuan untuk saling bekerja sama dalam mempertahankan dan menjaga kebudayaan yang kita miliki.
Oleh karena itu marilah kita sama-sama mempertahankan kebudayaan kita yang sudah ada dengan melestarikan dan memperkenalkan kebudayaan kita ke negara asing agar mereka bisa menikmati kebudayaan kita tanpa harus direbut dan diakui oleh bangsa asing. Sehingga wawasan nusantara dapat lagi dijalankan oleh bangsa Indonesia dengan adanya persatuan dan kesatuan dari pemerintah maupun masyarakat dan negara tidak lagi di kacaukan oleh bangsa asing dengan hilangnya kebudayaan Indonesia. Karena masih banyak masalah-masalah yang harus dihadapi oleh Indonesia yaitu, mensejahterakan dan memakmurkan rakyat serta mencapai tujuan negara yang adil.



sumber http://jakarta.kompasiana.com/sosial-budaya/2013/04/01/wawasan-nusantara-kebudayaan-indonesia-saat-ini-541956.html

 

HAK ASASI MANUSIA (HAM)

KEBEBASAN BERORGANISASI


Kebebasan berarti kemerdekaan untuk bertindak sesuai dengan kemauan hati. Namun, kebebasan kita hendaknya tak mengganggu kebebasan orang lain. Kita sebaiknya menggunakan kebebasan kita dengan rasa tanggung jawab. Menggunakan kebebasan secara bertanggung jawab merupakan perwujudan dari sikap menghormati kebebasan orang lain untuk melaksanakan hak dan kewajibannya.

Salah satu contoh kebebasan kita adalah bebas memilih organisasi, baik yang ada di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Kebebasan berorganisasi artinya hak asasi seseorang untuk memilih atau bergabung dengan suatu organisasi yang sesuai dengan hati nuraninya. Jadi tidak ada orang yang berhak melarang seseorang untuk berorganisasi.
Di Indonesia, hak organisasi diatur oleh undang-undang. Hak berorganisasi secara tidak langsung tersirat dalam pancasila, sebagai sumber hokum Indonesia, dan tercantum dalam UUD 1945, terutama Pasal 28 E (Ayat 3). Dalam pasal tersebut dikatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat. Maksudnya adalah setiap warga Negara Indonesia memiliki hak untuk bebas memilih atau membentuk suatu organisasi atau kelompok yang sesuai dengan minat yang mereka miliki. Tidak ada satu pihak pun yang boleh memaksa atau melarang seseorang untuk bergabung dengan suatu organisasi. Tetapi, sekali lagi perlu diingat bahwa kebebasan ini tidak boleh mengganggu hak dan kebebasan orang lain.

Meskipun setiap orang berhak untuk memilih menjadi anggota atau pengurus suatu organisasi, tetapi mesti memperhatikan beberapa hal berikut :
  1. Mengetahui tujuan organisasi. Artinya organisasi yang akan dimasuki itu sesuai dengan kemauan dan dapat membantu perkembangan belajar atau tidak. Jangan sampai organisasi tersebut merugikan kita 
  2. Mencari tahu kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh suatu organisasi. Artinya kegiatan-kegiatan tersebut membantu atau tidak dalam proses perkembangan diri 
  3. Mencari tahu posisi apa yang cocok dalam organisasi yang akan dimasuki. 
  4. Melakukan tugas-tugas yang telah diberikan organisasi dengan penuh rasa tanggung jawab.

CINTA TANAH AIR

MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN ALAM


Pengertian dari Lingkungan adalah sesuatu yang berada di luar atau sekitar mahluk hidup. Para ahli lingkungan memberikan definisi bahwa Lingkungan (enviroment atau habitat) adalah suatu sistem yang kompleks dimana berbagai faktor berpengaruh timbal-balik satu sama lain dan dengan masyarakat tumbuh-tumbuhan. Menurut Ensiklopedia Kehutanan menyebutkan bahwa Lingkungan adalah jumlah total dari faktor-faktor non genetik yang mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi pohon. Ini mencakup hal yang sangat luas, seperti tanah, kelembaban, cuaca, pengaruh hama dan penyakit, dan kadang-kadang intervensi manusia.

UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP

         Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai manula. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak.
Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan ditindaklanjuti dengan menyusun program pembangunan berkelanjutan yang sering disebut sebagai pembangunan berwawasan lingkungan.
Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan.

Cara memelihara lingkungan alam
Tumbuh-tumbuhan yang hidup di hutan dan pegunungan dapat berfungsi untuk melestarikan air, udara dan tanah. Akar tumbuhan berfungsi menahan air, sehingga tidak akan terjadi banjir dan erosi pada saat hujan deras. Erosi dan banjir akan mneyebabkan lapisan tanah paling atas akan hanyut, padahal lapaisan tanah paling atas adalah yang paling subur. Hutan juga disebut paru-paru dunia. Tumbuhan yang ada di hutan akan menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida melalui mekanisme fotosintesis.
a. menjaga kelestarian air
Air sumber kehidupan
Setiap mahluk hidup memerlukan air, bahkan pada manusia komponen terbesar penyusun tubuh adalah 80% air. Manusia memerlukan air bersih untuk dikonsumsi. Hewan memerlukan air untuk mandi dan minum. Tumbuhan memerlukan air untuk pertumbuhan dan kesuburannya. Kelestarian air dapat dijaga dengan cara antara lain:
1) tidak membuang sampah di sungai atau saluran air
2) melakukan kegiatan penghijauan atau penanaman pohon
3) menggunakan air sesuai kebutuhan
4) air bekas cucian dan mandi diusahakan tidak langsung meresap ke dalam tanah, namun dialirkan ke saluran pembuangan.